Pertemuan ke-13 Psikologi Umum I: Psikoanalisis

 Sabtu, 4 Desember 2021 

Pertemuan ke-13 oleh Bu Amatul Firdausa Nasa, S.Psi., M.Psi., Psikolog. 


Bonjour! Kali ini balik lagi ke materi ke-13 yaitu tentang psikoanalisis. Sebelumnya, udah adakah yang pernah denger tentang psikoanalisa? Tafsir mimpi? Hahahaha! Jadii... psikoanalisis ini terkenal karena Sigmund Freud nih, berkembang menjadi sebuah metode dalam perkembangan kepribadian manusia. Menurut psikoanalisis, faktor psikis juga turut campur dalam menentukan kepribadian manusia. Nggak hanya itu, psikoanalisis ini juga menekankan pentingnya pengalaman masa kanak-kanak dalam pembentukkan kepribadian pada masa dewasa. Pokoknya, psikoanalisis ini menekankan pada aspek unconsciusness dari manusia itu sendiri, deh.

Penasaran nggak sih, siapa aja yang berperan dalam perkembangan psikoanalisis ini?! Yuk kita pindah ke section berikutnya!!!

Tokoh Psikoanalisis! 

1) Alfred Adler (1870 - 1937): teorinya tentang inferioritas. Pernah denger tentang inferiority complex alias lagunya Eunha sama Park Kyung?  Nah, inferioritasnya si Adler ini, memiliki pandangan bahwa orang sangat sensitif erhadap penyakit organ yang sifatnya inferior kepada organ lain. Cara kita untuk mengatasinya dengan kompensasi, yaitu mengembangkan keunggulan yang ada dalam individu tersebut. 

2) Sigmund Freud (1856 - 1939): konsep teori Freud yang terkenal tentang adanya alam bawah sadar yang mengendalikan perilaku. Kemudian Freud juga mengatakan kalau sebagian perilaku dari manusia itu, awalnya dibentuk atau dirasakan manusia tersebut sejak kecil, loh! Konsep kesadaran Freud itu ada tiga: sadar (conscius), pra sadar (pre-conscius), dan tak sadar (unconscius). Menurut Freud juga, hanya sebagian kecil dari aktivitas mental yang masuk kedalam alam sadar, lho. Ada 2 analisis oleh Freud, yaitu Analysis Of Dreams dan The Oedipus Complex yang juga menganalisis mimpinya sendiri. Jadi, dapat disimpulkan dong ya kalau Freud ini eraaattt banget kaitannya dengan mimpi? Jangan-jangan arti kamu mimpiin crush, juga dijelasin dalam teori Freud, nih?

3) Anna Freud (1895 - 1982): nah, kalau Anna sendiri, terkenal dengan adanya ego psychology. Dimana, dia mengungkapkan kalau ego adalah dasar dari pengamatan psikolog. Di dalam ego ini, seorang psikolog dapat mengamati cara kerja id, super ego, dan alam bawah sadar secara umum. 

4) Carl Gustav Jung (1875 - 1961): terkenal dengan analytical psychology. Jung juga mengatakan kalau ketidaksadaran adalah warisan nenek moyang sehingga sifatnya itu sosial tergantung kelompok. Pernah denger tentang pola kepribadian ekstrovert dan introvert? Nah, itu asalnya juga dari Jung, lho! Jung berfokus untuk menjelajahi kehidupan batin seseorang untuk memahami perilakunya. 

Nahhh....dari beberapa tokoh tersebut, kita juga menemukan beberapa hal baru dari unsur psikoanalisis, nih! Ada beberapa unsur dari psikoanalisis: 
a. Id: berupa insting dan naluri. 
b. Ego: kesadaran terhadap realitas kehidupan kita --> cara kita menghadapi realita. 
c. Superego: Superego: kesadaran normatif. --> aspek moral yang kita terima setelah menghadapi realita tadi. 

Ketika id, ego, dan superego tadi tidak seimbang maka akan menimbulkan ketakutan dan kecemasan dalam diri individu tersebut. 

Terus, tadi juga dibahas tentang tingkatan kesadaran kan? Begini loh, maksudnya! 
a. sadar (conscious): semua hal yang dapat kita amati, kita tahu dan sadar akan hal itu. Contohnya persepsi, pikiran, perasaan, dan ingatan. 
 
b. pre-sadar (pra-consciousness): ingatan siap, yaitu suatu kondisi dimana kita awalnya memperhatikan sesuatu, namun perlahan kita udah nggak merhatiinnya lagi, terus lama-lama menghilang sendiri deh, hehe. 

c. tidak sadar (unconsciousness): nah, ini kelanjutan dari tingkatan pre-sadar tadi. Tingkatan ini berisi impuls, insting, dan pengalaman traumatik. Bisa dibilang, fase tidak sadar ini lebih kearah psikis kita, ya. 

Jadi, sekian dulu untuk materi hari ini. Semangat terus blognya temen-temen, Psyben! khususnya Psyben A <33333 seee yaaaa!!! ;))) 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pertemuan ke-10: Pengaruh Darwin dan Tumbuhnya Psikologi Eksperimen

Pertemuan ke-9: Perkembangan Awal Psikologi Modern

Pertemuan ke 5 Psikologi Umum I: Empirisme, Sensasionalisme, dan Positivisme.