Postingan

Pertemuan ke 6 Psikologi Umum II: Kognisi

 Kognisi adalah suatu aktivitas mental di otak ketika individu memproses informasi (menyusun, memahami, mengkomunikasikan). Contoh kegiatan kognisi bukan hanya sekedar memori saja (proses mengingat kita), tapi juga proses berpikir kita. Kegiatan kognisi paling banyak digunakan ketika kita mempelajari sesuatu (contoh nyata: sedang kuliah).  Menurut Kahneman (2011), ada 2 tipe berpikir:  a. Sistem 1: keputusan cepat menggunakan jalan pintas pikiran, dibantu oleh kemampuan bawaan dan pengalaman personal. Contoh aplikatif: menentukan pilihan, mengambil kesimpulan.  b. Sistem 2: lebih lambat, analitis. dan terpaku aturan, bergantung pada pengalaman pendidikkan formal. Contoh aplikatif: ketika praktikum, kita menganalisa subjek; kita menentukan solusi ketika teman curhat.  Mental Imagery : representasi suatu objek. Contohnya kita bisa menetapkan suatu simbol bagi objek tertentu yang bersifat representatif. contoh lainnya ketika kita diminta untuk menyebutkan berapa ju...

Pertemuan ke 5 Psikologi Umum II: Memori

  Apa itu memori? => Memori adalah suatu sistem aktif yang menerima informasi dari indra, dan meletakkan informasi kedalam suatu kegunaan, dan menyusunnya, kemudian mengambil informasi dari penyimpanan. (Beddeley, 1996, 2003).  3 Proses Memori:  a. Encoding (pengkodean): menerima sinyal sensori (pandangan, suara, etc) menjadi sesuatu yang bisa digunakan dalam sistem otak. Contoh:  - ketika memakan sesuatu yang manis, indra sensori kita menangkap rasa manis, dan meneruskannya ke otak sehingga otak bisa menerjemahkannya menjadi rasa manis.   - ketika mendengar suara yang keras, indra pendengaran kita meneruskan suara tersebut ke otak sehingga otak kita menerjemahkan kalau ada suara keras yang mengancam.   b. Storage (penyimpanan): menahan informasi untuk beberapa waktu. Contoh:  - ketika kita sedang mempelajari sesuatu yang baru, misalnya baru belajar biola, maka kita bisa mengingat senar-senar mana yang harus ditekan selama bermain. - ketik...

Pertemuan ke 4 Psikologi Umum II: Proses Belajar

Pembelajaran ( learning ) adalah suatu proses perubahan pola pikir setiap individu sehingga mereka mendapatkan pengalaman atau memory yang dapat di ingat. Proses pembelajaran dimulai sejak dini sampai manusia telah tiada karena setiap manusia memiliki kapasitas proses belajar yang berbeda-beda. A. Classical Conditioning: disebut pengkondisian klasik jika suatu organisme belajar mengasosiasikan hubungan antara dua rangsangan, suatu peristiwa terjadi setelah peristiwa lain. Organisme belajar bahwa dua stimulus cenderung berjalan bersama-sama. Contoh aplikatif: ketika kita sedang belajar di sekolah, terus ada bunyi bel penanda istirahat. Kemudian kita jadi semangat untuk pergi ke kantin karena ngerasa lapar. Jadi setiap kita mendengar suara bel istirahat, kita jadi lapar, perut kita jadi keroncongan. Padahal kita belum liat makanannya, tapi udah ngerasa lapar. Contoh lainnya misalnya ada suatu iklan yang menarik perhatian kita, iklan tersebut memiliki slogan dan memakai musik dari penyany...

Pertemuan ke 3 Psikologi Umum II: Proses Sensasi & Persepsi

A. Transduksi  Sensasi terjadi ketika reseptor khusus di indra teraktivasi dan mengubahnya menjadi stimulus berupa sinyal di dalam otak. Transduksi adalah proses mengubah stimulus luar (cahaya, dll) menjadi aktivitas neural.   Contoh aplikatif: kita refleks menutup mata kita ketika merasa silau, kita menutup hidung kita ketika mencium aroma yang tidak menyenangkan.  Beberapa stimulasi sangat bervariasi. Contohnya reseptor mata distimulasi oleh cahaya, reseptor telinga oleh getaran, reseptor kulit oleh tekanan, dan reseptor penciuman oleh substansi kimia (bebauan/aroma). Setiap reseptor mengalami proses transduksi yaitu perubahan dari bentuk fisikal menjadi informasi listrik, baik melalui proses depolarisasi atau hiperpolarisasi (Gardner & Johnson, 2013). B. Ambang Batas Sensori  Penelitian ini dilakukan oleh Weber, mengenai diskriminasi dua titik tentang seberapa jauh perbedaan jarak dapat dideteksi secara sensoris. Karyanya dikenal sebagai Weber's Law tenta...

Pertemuan ke 2 Psikologi Umum II: Perspektif Biologi dari Proses Mental

Perspektif Biologi dari Proses Mental seringkali kita kenal sebagai biopsikologi, yaitu sebuah ilmu yang mempelajari psikologi dari segi biologisnya. Sebelumnya juga, kita telah mempelajari biopsikologi pada semester satu, sehingga tidak heran untuk perspektif biologi dari proses mental ini kita banyak belajar mengenai sistem saraf yang mengatur proses mental manusia.   Biologi psikologi berusaha memahami dan menganalisa hubungan fisiologis dan biologis tubuh manusia dengan proses psikologis yang terjadi. Perspektif ini berusaha memahami bagaimana neurotransmitter, otak kita, mampu mempengaruhi perilaku, mental, serta perasaan kita.   The Nervous System : merupakan jaringan sel yang membawa informasi dari dan untuk diedarkan ke seluruh tubuh. Bidang kajiannya adalah neurosains yang mempelajari struktur otak dan komponennya dalam sistem saraf.  Otak terdiri dari neuron dan sel glia . Neuron merupakan sel khusus di dalam sistem saraf yang menerima serta mengirim p...

Pertemuan ke-15: Psikologi Gestalt dan Kognitif

Gambar
Selasa, 14 Desember 2021  Pertemuan oleh Bu Diny Amenike, S.Psi., M.Psi., Psikolog.  Bonjour! Ketemu lagi sama aku di pertemuan terakhir nih sayangnya, huhu. Iya! Kenapa pertemuan terakhir? Soalnyaa, ini adalah materi terakhir untuk perkuliahan Psikologi Umum I sebelum menghadapi UAS, huhu :( Kayaknya baru aja kemaren bikin blog perpisahan kayak gini buat ngehadapin UTS, eh sekarang udah mau UAS aja. Waktu itu cepat berlalu ya, gais~  Oke, skip deh :"> Sekarang aku mau bahas salah satu materi yang menarik banget nih! Yaitu mengenai psikologi gestalt. Gestalt itu sendiri maksudnya kita itu mencoba melihat sesuatu itu secara keseluruhan gitu loh, bukan sebagai elemen-elemen seperti yang dikemukakan Wundt. Oleh karena itu, Gestalt sendiri agak bertentangan nih sama teori sturukturalisme (elemenisme).  Tokoh-Tokoh Psikologi Gestalt  1. Wolfgang Kohler (1887 - 1967): jika organisme dihadapkan pada suatu masalah maka akan terjadi ketidakseimbangan kognitif (cognit...

Pertemuan ke-14 Psikologi Umum I: Humanistik

Gambar
  Selasa, 7 Desember 2021  Pertemuan ke-14 Psikologi Umum I oleh Bu Amatul Firdausa Nasa, S.Psi., M.Psi., Psikolog.  Ciao! Balik lagi, kali ini kita bakal bahas tentang suatu teori yang menurut aku menarik banget, nih. Sebuah teori mengenai 'memanusiakan manusia'. Hmmm....ada yang tau?! Nah, tepat! Sesuai gambar diatas, kata yang paling besar adalah HUMANISM, jadi aku bakal bahas mengenai apa itu Psikologi Humanistik! Kira-kira, ada yang tau tentang Humanistik ini sendiri, nggak? Jadii.. .Humanistik ini adalah sebuah aliran psikologi yang kajiannya menggali hal-hal positif tentang manusia. Para humanistik ini meyakini kalau setiap orang itu punya kemampuan loh untuk bergerak kearah yang positif. Psikolog humanistik cenderung mengeksplorasi tentang manusi a. Diharapkan, manusia itu bisa menemukan potensi dalam dirinya sehingga arah kehidupannya bisa berkembang ke yang positif. Nah, yang menjadi perhatian lagi, kenapa sih digambar itu kata 'humanism' justru ditaro palin...